Minggu, 29 Agustus 2021

Mengenal UMKM dan Jenis-Jenisnya

UMKM


Jumlah pelaku UMKM di Indonesia terbilang besar dan beragam. Di masa pandemi ini, pemerintah mengeluarkan dana khusus untuk UMKM supaya dapat terus bergerak. Selain mengandalkan dana dari pemerintah, pelaku UMKM juga dapat mencoba Kredit Fintech terpercaya untuk mengembangkan bisnisnya. Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan UMKM? UMKM merupakan kegiatan usaha yang dijalankan oleh individu maupun badan usaha dengan kriteria sebagai usaha mikro. UMKM sendiri merupakan singkatan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Terdapat 3 jenis UMKM, di antaranya:

1.       Usaha Mikro. Memiliki aset atau kekayaan bersih maksimal 50 juta rupiah setiap bulannya atau maksimal 300 juta rupiah per tahun dan telah memenuhi kriteria sebagaimana diatur dalam Undang-Undang. Biasanya, barang yang dijual dapat berubah-ubah dan penjualannya relatif masih kecil. Contohnya adalah bisnis sablon, toko sembako, dan warung nasi.

2.       Usaha Kecil. Aset dan kekayaan bersih usaha kecil yaitu sekitar 50 juta hingga 500 juta rupiah dengan omzet lebih dari 300 juta hingga 2,5 miliar rupiah per tahun. Dinamakan usaha kecil jika bukan bagian dari anak perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah atau usaha besar sesuai dengan Undang-Undang. Contohnya adalah laundry kiloan, dan dropshipper atau reseller, restoran lokal.

3.       Usaha Menengah. Jenis yang terakhir yaitu usaha menengah dengan kekayaan bersih sekitar 500 juta hingga 10 miliar rupiah dan penjualan hingga 2,5 miliar sampai 50 miliar rupiah per tahun. Usaha menengah dilakukan oleh perorangan atau badan usaha dan bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan manapun. Perbedaannya dengan jenis yang lain yaitu tenaga kerja usaha menengah biasanya mendapatkan jaminan kesehatan dan jaminan kerja. Contohnya yaitu perdagangan ekspor dan impor, bisnis tour and travel, dan agribisnis.

Dalam siaran pers yang terdapat pada situs Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, menyebutkan bahwa UMKM menjadi pilar terpenting dalam perekonomian Indonesia, bahkan saat terjadi krisis global. Beberapa program dukungan pemerintah untuk UMKM, di antaranya Kredit Usaha Rakyat, Digitalisasi Pemasaran UMKM, insentif dan pembiayaan melalui program PEN, dan menaikkan kelas UMKM melalui UU Cipta Kerja. Selain itu, beberapa faktor yang menyebabkan UMKM sangat berkembang adalah teknologi yang semakin berkembang, peran perbankan dengan kemudahan pinjaman modal usaha, dan juga penurunan tarih PPH final.

Sekarang adalah saat yang tepat bagi Anda yang ingin terjun ke dunia UMKM karena adanya dukungan dari pemerintah dan pihak terkait. Ditambah, pola konsumtif barang dan jasa masyarakat Indonesia terbilang cukup tinggi. Namun, Anda memerlukan perencanaan yang matang sebelum menjalankan bisnis UMKM. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda!

Referensi:

https://ekon.go.id/publikasi/detail/2969/umkm-menjadi-pilar-penting-dalam-perekonomian-indonesia\

https://www.kompas.com/skola/read/2021/04/19/100000869/umkm--pengertian-tujuan-karanteristik-jenis-dan-contohnya

https://www.harmony.co.id/blog/apa-saja-jenis-umkm-di-indonesia-dan-bagaimana-perkembangannya

https://www.jurnal.id/id/blog/apa-itu-arti-yang-dimaksud-pengertian-umkm-artinya-adalah/

https://www.ukmindonesia.id/baca-artikel/62